Dua tahun sudah………


Hidup kadang sulit dimengakan istrinu sehinggaerti, apa yang kata orang sulit ternyata bisa kita lewati dengan mudah tetapi kadang terjadi sebaliknya apa yang kita anggap sulit ternyata bagi orang lain tidaklah seperti yang kita rasakan, seperti itulah yang terjadi pada hari ini dan sudah aku lalui dua tahun, bermula dari rasa duka yang tak terobati yang dirasakan istriku, sehingga aku putuskan untuk pindah sementara, aku punya target dua tahun pastilah cukup untuk melupakan semuanya dan kembali pada kehidupan normal, walau terasa berat aku sudah katakan mari kita pulang kita isi lagi rumah kita apapun bentuk dan keadaannya, untuk sekedar mengurangi rasa dan kenangan pahit itu aku cat ulang semua dengan warna yang lebih cerah, kebalikan dari warna yang se,ama bertahun-tahun kita nikmati bersama.

Sungguh berat rasanya untuk meninggalkan secara permanen rumah itu hal ini bukan karena sekedar kenangan tetapi lebih pada nilai rumah itu bagi hidupku, akan tetapi ketika hal ini aku sampaikan pada dia jawabannya sungguh berat untuk diterima dan diluar dugaanku.

Rumah kecil dan sederhana ini ternyata juga disukai anak-anakku, aku katakan pada dia dan sebenarnya dia juga sudah tau bahwa semua anakku sudah meminta aku pulang semua ke rumah asal, mereka sebenarnya sudah lama memintaku pulang mereka merasa lebih nyaman tinggal dirumah tempat mereka dibesarkan, sampai mereka pernah mengungkapkan kekesalannya pada ibu mereka dan kekecewaan atas sikapnya yang terus berduka.

Hari ini dua tahun sudah hidup dalam pengungsian aku merasa  cukup sudah waktu untuk melupakan semuanya,kita tidak bisa hidup terus dalam bayang-bayang masa lalu mari kita melangkah lagi dalam langkah yang biasa kita rasakan sebelumnya, aku katakan mari kita endapkan kenangan itu di tempat yang paling dalam, walau aku tau kekecewaanmu takkan pernah terobati.

Jika ada yang tanya apa yang akan kamu pilih dalam hidup ini hidup enak di pengungsian atau kamu pilih hidup layak di rumah sendiri,jawabanku jelas aku ongin pulang,pulang ke rumah tempat aku membesarkan anak-anakku, termasuk anakku yang telah pulang ke pemilik sebenarnya dari kehidupan ini.

( aku jadi kangen padamu Ry )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: