20 Purnama tlah berlalu


Seharusnya kita ada bersama

harry

Seperti biasanya setiap aku rindu aku datangi makam mu ry,

Bapa selalu membawakan mu seikat bunga dan sepotong doa buat kamu

hanya itu yang bisa dilakukan.

Tidak terasa hampir 20 purnama telah dilalui tanpa kehadiran mu ry

semalam  ibumu bertanya tentang kamuu, pada kaka

mungkin Ibu juga sama atau mungkin lebih dalam memendam rindu , yang tak mungkin bisa dipenuhi.

Tadi bapa mendatangi makam mu Ry, bapa datang sendiri karena ibu selalu menolak untuk diajak melihat makam mu .

Ibu selalu menolak  datang , bukan  tanpa alasan…mungkin ibu tak pernah bisa menahan kesedihani, kedatangan bapa  tak mampu berlama-lama ada disamping makam mu anakku.

Semalam kita berkumpul dan mengenang mu semua bercerita tentang kamu dan Ibu juga bercerita  tentang masa-masa indah bersamamu 22 tahun yang lalu, ibu bercerita tentang tangis bahagia ketika kamu pertama menangis, kita juga semua bercerita tentang masa dimana bapa bertiga bersama kaka bermain keliling Bandung, mengenang betapa senangnya juga ketika kita bertiga pertama kali naik kereta api, ketika kita bertiga juga pertama naik Bom bom Car, dan kesenanganmu mengunjungi kebun binatang, serta ketika kamu protes tak mau diajak mengunjungi Museum Geologi…. semuanya diceritakan ulang dan bapa juga sempat teringat keterkejutanmu pada waktu kita pertama kali bertemu dengan komunitas punk keterkejutan kamu melihat dandanana aneh mereka , serta tawa kita tak bisa terbendung ketika bapa ceritakan  pengalaman kita diatas jembatan penyebrangan di depan Balai Kota ketika itu kamu diatas pangkuan bapa bertanya  dimana kaka , waktu itu bapa dengan tenang kaka ada sedang berjalan di belakang, tapi kamu tetap bertanya dimana kaka, maka ketika bapa cari kebelakang memang kaka mu nggak ada  dan ketika dicari kakamu sedang duduk terdiam di kaki jembatan penyebrangan, ketika didekati dan kamu bertanya pada kaka kenapa gak ikut naik?, kaka mu menjawab dengan gemetar….. “takut dibawah banyak mobil berjalan kenceng”…

Itu sepenggal obrolan kita dirumah  semalam ketika kita berkumpul mengenang mu Ry, seharusnya hari ini kita berkumpul bergembira hari ini ,karena hari ini adalah hari kelahiran mu, tapi sekarang kita tak mungkin lagi merayakan ulang tahun mu, semuanya sudah berahir….kamu pergi untuk selamanya, disaat yang sangat menyenangkan.

Ry, maafkan Bapa

Memamng sulit untuk tidak mengeluarkan air mata pada saat mengenangmu, karena memang kamu meninggalkan ,segala keindahan hidup bersama mu.

Memang sulit untuk tidak mengeluarkan air mata, karena kamu telah memberikan harapan yang terbaik yang menjadi impian bapa, tapi sekarang semua harapan dan keinginan itu telah kamu bawa untuk selamanya………

Hanya Doa dari Bapa mudah-mudahan kamu dikeabadian sana, mendapat tempat yang layak disisiNYA, seperti yang telah dijanjikanNYA…Amin

4 Tanggapan

  1. membaca al-fatihah buat ary.

  2. Makasih atas Doanya, moga Allah SWT membalas kebaikan anda

  3. semua manusia psti akan meningglkn dunia ini..krn dunia ini tmpt prsingghn smntara..bg yg di tngglkn hrus ikhlas dan bertawkal…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: