How I found my Religion


There was time when I was so lost. U name it dude, whatever shit out there, I took. I did. Si gue bener-bener -at that time- had no idea about God, sin, heaven, hell whatsoever. Lucky for me, I got a cousin who keeps telling me too see things differently. Do things differently. Spend life wisely. Pasteh, awalnya mah si gue lempeng! Masup telinga kiri, keluar telinga kanan duong! Until one day my cousin came again with different strategy. Being an IT-addict, si gue bener2 ngejunjung tinggi yang namanya logika (logics). Sebab, semua hasil kerja gue diawali dengan merancang the logics. Mungkin itu yg bikin gue gak terlalu care ama the concept of religion, soalnya dari jaman gue kelas nol besar ampe tamat sma, pelajaran agama yg gue dapet selalu di awang-awang, nggak membumi gitu lho (termasuk privat-privat yang guru ngajinya dateng ke rumah). Sama, semua bullshit, gak pernah bisa jawab pertanyaan-pertanyaan gue pake cara yang gue paham. Mungkin ini salah satu kesalahan sistem pendidikan kita ya, makanya makin banyak manusia-manusia kagak melek agama di negara kita. So, I decided, it’s all crap! Buat gue, when something can not be explained, then it is not true! No matter what! So, thank God, Allah ngirim salah satu penolong-Nya dalam wujud my cousin (kang Endih, makasih ya!).

Guys, inti dari apa yang kang Endih jelasin ke gw yaitu tentang konsepsi Islam secara umum. Dijelasin secara lugas n “translated” into the languages I speak. Pendeknya, Islam dianalogiin ke dalam dunia komputer yang emang gw paham bener logikanya. Sebelum si gw mulay, gw pikir ini adalah subjek yang bisa jadi tergolong “sensitif”. So, please, harap dicatet: di sini si gue gak bermaksud mengajarkan sesuatu “aliran” whatsoever. Ini cuma sebuah cerita. Kalo ada yang ngerasa cerita ini ngebantu pemahamannya tentang Islam, alhamdulillah. Tapi kalo ada yang keberatan, atau mungkin ngerasa “terhina”, maapkan daku saudaraku! That is NOT my intention.

OK, let’s start. Intinya kang Endih ngejawab beberapa pertanyaan si gue berikut ini:
1) What is manusia?
2) What is roh?
3) What is Islam?
4) What is Al-Quran & Al-Hadits?
5) What is Syahadat?
6) Why we have to do shalat 5 waktu?
7) What is zakat?
8) Why we have to do puasa?
9) What is zikir?
10) Why we have to go Jum’atan?

U see guys, itu adalah pertanyaan-pertanyaan yang bertaun-taun gue tanyain ke bermacem-macem kalangan (mulai guru ngaji, ustadz, kiai). Itu pertanyaan yang bertaun-taun jawaban atasnya gak pernah bisa gue terima, ngambang, di awang-awang. So, after thinking for a while, kang Endih ngejawap pertanyaan gue itu kayak gini:

MANUSIA is the hardware. Seperti juga jenis-jenis hardware di dunia komputer yang merupakan kombinasi dari beberapa komponen (mainboard, processor, memory, harddrive dll), manusia juga bisa dibedain berdasarkan “kualitas” nya. Ada yang keluarga Intel Pentium, AMD dll. So bisa kita analogiin bahwa yang jadi prosesor kita adalah gabungan dari hati n otak, hard drive kita adalah bagian lainnya dari otak, sensor-sensor kita ada 5 (beberapa varian ada yang punya 6 sensor), dst. In this case, tubuh kita adalah sebuah super komputer yang punya kecepatan proses sangat tinggi.

ROH adalah daya (listrik) untuk mengoperasikan hardware di atas. Mirip dengan listrik, roh juga gak bisa kita liat, tapi bisa kita rasa (gak percaya? coba deh eluh colok itu stop kontak pake jari telanjang ambil nyeker, dijamin lo tau bener gimana rasanya “roh” versi 220v). Roh ini yang bertanggung jawab atas nyala-matinya si hardware. Kita idup dan “beroperasi” karena adanya roh ini “mengalir” di seluruh jaringan tubuh. Sekali stop kontak eluh dicabut, maka eluh pun koit, karena gak ada roh di lo punya sistem.

ISLAM adalah Operating System (O/S). Seperti di dunia komputer, ada beberapa O/S yang bisa diinstall di sebuah sistem hardware (Islam, Kristen, Hindu, Buddha etc). In this case kita pasang O/S Islam. Kita analogiin sebagai MS Windows XP aja (why Windows? Why not Linux? sorry dude, no offense, no hidden agenda, ini mah biar gampang aja neranginnya –gitu kata kang Endih). OK so kita udah punya Hardware + Daya Listrik, nah sekarang untuk lebih mendayagunakan keduanya kita perlu nginstall O/S kan? Maka diinstall-lah O/S ini. O/S ini kemudian bertugas buat memanage semua sumber-daya yang ada di hardware kita, ngasih driver yang paling pas buat semua peripheral-peripheral di sistem kita, nyalin online help-file (nurani!) yang bisa kita akses setiap saat, masang aplikasi-aplikasi standar sesuai usia kita (misalnya aplikasi berjalan, berbicara, melihat, meraba, dsb). Sesuai perkembangan si hardware (yang secara berkala di-upgrade secara otomatis: misalnya usia 8 bulan peripheral cuma mampu dipake ngerangkak, usia 1 taon lebih bisa berdiri, terus berjalan, terus bisa lulumpatan ngudag langlayangan –jang! jang! kade katabrak!) maka O/S ini pun juga ikut diupgrade (misalnya driver untuk kaki dari versi ngorondang ke versi berdiri terus ke versi berlari dst). Dalam perkembangannya, kita kemudian juga memasang aplikasi-aplikasi non-standar lainnya: misalnya aplikasi sekolah, aplikasi nyetir, aplikasi bekerja, dsb. Tapi dalam perjalanannya kadang-kadang aplikasi yang kita install gak selamanya baik, ada juga yang bersifat ngerusak n bikin beberapa files di O/S corrupted, misalnya aplikasi mabok, aplikasi judi, aplikasi “begituan”, aplikasi ngabohong, aplikasi korupsi dll. Nah, pada prinsipnya, even pada hardware yang udah diinstall O/S Islam ini ternyata banyak juga aplikasi-aplikasi jelek yang bukan aja ngerusak O/S tapi bisa juga ngerusak O/S yang ada di hardware-hardware lainnya di network kita (misalnya babaturan, keluarga, kabogoh dll). Yang parah kalo ternyata ada juga virus yang masup ke O/S kita, lebih-lebih yang bersifat trojan yang diem-diem terus-terusan ngerusak file-file yang ada di O/S kita sambil “melaporkan diri” ke server pembuatnya (baca: syaiton) tentang status kerusakan yang udah dibuat. Beda dengan O/S yang emang dibuat dalam bentuk “baku”, virus-virus ini terus-terusan di develop di fasilitas Reasearch & Development super canggih yang dimilikin ama sang Syaiton, yang dari ke hari selalu berusaha nyari metode baru buat menginfeksi O/S kita. Sebenernya sejak O/S kita diinstal, di situ udah termasuk aplikasi anti-virus yang udah bundled ama O/Snya, tapi untuk bikin anti-virus ini selalu updated, ya kita harus secara berkala ngedownload virus definition file yang baru. Gimana caranya? Ntar dibahas di bawah, makanya baca terus!

AL-QUR’AN adalah O/S Manual Book n AL-HADITS adalah Refference articles. Selain online help yang bundled ama O/S (dalam bentuk nurani), tersedia juga Manual Book (Al-Quran) n refference articles (Al-Hadits) yang bisa kita jadiin sebagai panduan untuk ngegunain O/S yang terinstall. Manual Book ini terdiri atas bab-bab yang bisa kita lihat sesuai kebutuhan, misalnya saat kita ingin tau gimana source code untuk ngejalanin aplikasi Al-Fatihah. Ada juga pelengkap manual book yang dinamain TAFSIR. Disitu biasanya tertuang penafsiran-penafsiran atas bab-bab atau source code aplikasi tertentu. Jangan salah, O/S kita bakal tetep jalan sekalipun tanpa kita ngebuka manual book atau refference articles. Tapi kalau kita ingin tau HOW it SHOULD work, then just consult those books!

SYAHADAT adalah kombinasi dari username + password. Pingin jalanin O/S? Login dulu! Untuk login u’ll need the username + password dude! So basically, everything starts here, where you actually authenticate yourself as the user of the system.

SHALAT 5 WAKTU. OK guys, here’s the important thing. Apa yang bikin lo ngerasa tenang saat pake sebuah O/S? Certainly, jawabannya adalh its customer service! Kenapa Windows masih tetep jadi O/S pilihan (this one is refered to the real world!)? Karena customer servicenya tobs! Pernah pake aplikasi “Windows Update”? Ini adalah aplikasi yang sekali lo aktifin, maka dia akan memeriksa system + O/S lo and membandingkan dengan yang ada di “server”. Kalo apa yang lo punya outdated, maka secara otomatis aplikasi ini ngedownload n nginstall di lo punya system. Gimana implikasinya thd apa yang lagi kita bahas? Simpel. Shalat 5 waktu adalah sarana kita “melaporkan” diri kita (FYI: masing2 hardware punya IP masing-masing!) ke Sang Super Server. Jadi basically kita wajib “dial-up” sebanyak 5 kali sehari, masing-masing sesuai protokol yang udah ditentuin (ada yang 2 rakaat, 3 rakaat & 4 rakaat). Disamping itu ada juga proses dial-up yang boleh kita lakuin diluar ke 5 waktu wajib dial itu. Apa yang kita dapet dari kegiatan “dial-up” n lapor diri ini? RASA AMAN, karena kita tau bahwa system kita selalu terupdate, kita selalu dapet driver-driver terbaru dst. Waktu dial-up ini juga bisa kita manfaatin untuk ngelaporin terjadinya “anomali” atau masalah-masalah yang kita alamin ke Sang Super Server, yang akan selalu bikin kita ngerasa tenang karena kita tau bahwa segala yang kita rasa “bermasalah” udah kita laporin. Dari sinilah maka kemudian akan timbul suatu keyakinan (FAITH) bahwa O/S kita berjalan dengan semestinya. Demi suksesnya proses dial-up ini, gak bisa kita lakuin serampangan coy! Ada protokolnya! Antara lain meriksa kebersihan semua “soket-soket” yang ada di peripheral kita (ini refered to Wudlu), ngirim dial-up username + password yang tepat (refered to: niat), n pada waktu yang telah ditentukan (otherwise your connection wont be counted). Ini makanya Shalat 5 waktu disebut sebagai TIANG AGAMA. Karena dengan rutin ngelakuin DIAL-UP, keyakinan kita (FAITH) atas O/S yang kita pake semakin kuat.

ZAKAT. Berapa banyak jumlah file yang ada di system lo? Berapa banyak yang sebenernya gak terpakai? Berapa banyak yang sebenernya merupakan bagian dari aplikasi yang terinstall di system punya orang lain? Gimana cara lo ngatur file-file lo? Gimana struktur fisik dari seluruh file lo? OK. Zakat adalah System Clean Up. I think the term is self-explainatory. U need this to clean up your system from redundant files.

PUASA. OK so u know that you fill your system with bunch of files and applications for 11 months. So in this particular months, u need to do some “file filtering”. Di sini eluh bener-bener ngebatasin n meriksa dulu file-file apa aja yang mau lo input ke lo punya system. While doing so, sekalian lo punya waktu untuk nganalisa aplikasi-aplikasi mana aja yang sebenernya gak lo perluin, n lo bisa lebih gampang ngedeteksi virus-virus n trojan karena servernya (si syaiton tea) lagi down the whole month, so bakal lebih gampang buat lo utk ngedeteksi n get rid of those viruses and trojans. Kalo lo berhasil ngejalanin proses ini, at the end of the month your O/S and your system will be “reborn”, cleaner than ever before.

ZIKIR is pinging (u know pinging rite… throwing some bytes of data to certain IP and listen to the response?). By pinging with the correct data format you’ll get the response from the designated IP. The more you ping the more you get responses. Other ways to describe it is to keep your system hooked to the Super Server.

JUM’ATAN (Friday Prayer). Di atas gue nyebut-nyebut tentang gimana caranya ngedownload virus definition file yang baru kan? Nah, ini salah satu caranya. Kita ndenger ceramah Jum’at, berarti kita lagi download virus definition file. File ini kita perluin untuk bikin bundled anti-virus yang kita punya lebih efektif nangkal virus n segala jenis trojans. Selain itu, dengan ngelakuin dial-up secara kolektif, kita dikasih bandwith 40x lebih gede daripada kalau kita dial-up sendiri-sendiri. Asik kan?

OK guys, this is how I found my religion. Sekali lagi, si gue nggak ada maksud untuk mengajak siapapun untuk sependapat ama si gue. But hey, it worked for me! So who knows it will work for some other logical geeks out there?

Sumber : http://andygarna.blogspot.com

2 Tanggapan

  1. bro , tulisan lo bener2 inspiratif banget. ga nyangka ternyata lo bisa mendapat hidayah dari sebuah komputer. sebelumnya gw pikir komputer itu adalah synonim dari perempuan, tapi bro lo bisa menggali lebih dalam lagi. so … thanks for the information bro!

  2. banyak cara untuk pulang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: